advertisement

Produktivitas Kelapa Sawit Rendah

Friday, April 7th, 2017 - Bisnis
Advertisement
advertisement

Bagi para pengusaha, industri kelapa sawit masih memegang peranan yang sangat tinggi. Tetapi sayangnya di tahun 2017 ini produktivitasnya mengalami penurunan. Idwar Hanis, selaku sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia wilayah Kalimantan Barat menerangkan bahwa alasan mengapa produktivitas rendah adalah karena para pelaku usaha masih memerlukan waktu yang panjang untuk memelihara dan merawat kebun kelapa sawitnya. Mereka menginginkan hasil yang optimal. Biasanya para pelaku usaha melihat dari kualitas lahan terlebih dahulu untuk menentukan tingkat produktivitas. Bila mengacu di wilayah Kalimantan, maka kebanyakan lahan di sana sifatnya marginal, dalam artian membutuhkan perlakuan yang khusus bila dibandingkan jenis tanah yang lain. Oleh sebab itu tanah ataupun lahan yang digunakan untuk berproduksi harus terus-menerus dirawat. Maka sangat wajar jika para pelaku usaha lebih mementingkan perawatan lahan daripada peningkatan produktivitas. Karena pikiran pelaku usaha bercabang diantara intensifikasi perawatan lahan atau peningkatan produksi hasil lahan. Kondisi ini sangat dilematis.

Produktivitas Kelapa Sawit Rendah

Menurut pengusaha senior Chandra Ekajaya yang sangat mengidolakan pengusaha Bob Sadino, pemilihan kualitas benih dan bibit juga sangat menentukan tingkat produktivitas. Maka sebenarnya terkait tingkat produktivitas yang rendah di pulau Kalimantan harus dievaluasi kembali, apakah terkait dengan lahan, benih, ataupun berbagai faktor yang lain. Karena kebanyakan dari salah satu faktor tersebut menyebabkan hasil panen atau produksi jadi tidak optimal sehingga tidak sesuai dengan harapan para pelaku usaha. Jadi Chandra Ekajaya memberikan keterangan bahwa tinggal bagaimana cara mengolah dan mengelola lahan serta tanaman yang dijadikan tumpuan hidup. Bisa juga yang bermasalah adalah perkara pupuknya. Tetapi bagaimana pun kondisi ini masih dapat dimaklumi mengingat kelapa sawit di Kalimantan Barat masih merupakan komoditas yang baru atau generasi pertama. Apalagi di era perkembangan teknologi seperti sekarang yang semakin memudahkan manusia. Maka pertanian ataupun perkebunan model apapun akan bisa dilakukan, baik di wilayah lahan yang kurang mendukung ataupun di tempat yang subur. Ini adalah persoalan teknologi, jika bisa menggunakan teknologi yang tepat maka produktivitas pasti meningkat.

Advertisement
advertisement
Produktivitas Kelapa Sawit Rendah |admin |4.5